Jumat, 02 Desember 2011

Biografi Lupus

Lupus - Hilman Hariwijaya
Lupus adalah tokoh fiksi dalam serial novel berjudul sama karangan Hilman Hariwijaya. Novel Lupus pertama diterbitkan pada tahun 1986 berjudul Lupus I: Tangkaplah Daku Kau Kujitak. Walaupun judulnya adalah plesetandari film Kejarlah Daku Kau Kutangkap, ceritanya tak berhubungan.
Lupus memiliki teman-teman seperti Boim, Gusur, Anto, Aji, Fifi Alone, Adi Darwis, Gito(teman massa dewasanya). Iko-iko, Pepno, Happy, Uwi dan masih banyak lagi(teman masa kanak-kanak dan remajanya).
Ia memiliki seorang adik bernama Lulu dan mereka berdua kini tinggal bersama sang Mami yang bernama Anita. Sedangkan sang Papi yang bernama Mulyadi, telah meninggal saat Lupus kelas 1 SMA. Beberapa kisah dari novel-novel Lupus juga telah diangkat ke dalam bentuk film dan sinetron. Selain itu juga telah terbit berbagai variasi dari cerita Lupus seperti Lupus Kecil, Lupus Milenia dan lain-lain.
Terdapat pula sederetan gadis yang pernah menjadi kekasihnya. Seperti Poppy, Rina, Happy, sampai yang terbaru adalah Nessa.
Lupus identik sekali dengan permen karet yang tak pernah lepas darinya. Model rambut berjambul yang sering dihina Lulu dengan sebutan sarang Burung. Juga sifatnya yang konyol, hingga membuatnya disukai oleh seluruh teman-temannya.
Ini ada beberapa e-novelnya silahkan di unduh saja :

Kamis, 01 Desember 2011

3 TELL ME LIES, TELL ME SWEET LITTLE LIES

3 TELL ME LIES, TELL ME SWEET LITTLE LIES

Tumben banget pagi itu saat tukang sayur baru aja dateng dan langsung dikerubuti para pembantu kompleks Lupus udah rajin banget ngegosok-gosok vespanya pake Kit sampe mengilat di depan rumah sambil siul-siul senang. Sementara mesin vespa sudah dari tadi dipanasin. Mo ngapain tuh si Lupus pagi-pagi buta udah melek?

Biasalah. Kayak yang nggak tau aja ni anak kan udah janjian mau jemput Happy pagi ini. jadi jelas aja Lupus girang. Kayaknya sih kemenangan udah di tangan. Tinggal beberapa langkah lagi, dia pasti bisa ngedapatin Happy. Malah pulang sekolah nanti, dia udah rencana mo ngajakin Happy ke mal, jalan-jalan sambil beli kaset. Pasti top banget. Soalnya Lupus tau, Happy tuh seneng musik. Tapi nggak cuma Lupus yang lagi girang, Mami yang lagi nyiapin sarapan juga lagi gembira. Soalnya mumpung Lupus lagi sibuk dengan vespanya dan Lulu masih molor, Mami bisa bebas nyetel lagu-lagu Sunda kesukaannya. Sambil ikut berdendang, Mami asyik memasak. Suasana di rumah Lupus itu jadi kayak di rumah makan Sunda. Tapi kenikmatan Mami nggak berlangsung lama. Karena Lulu udah keburu bangun dan bejalan bak zombie keluar dari kamarnya.

2 CEWEK TARUHAN

 2 CEWEK TARUHAN

Begitu tau Lupus ikutan taruhan juga, Adi Darwis langsung jadi bete. Soalnya Lupus bakal jadi saingan terberatnya. Apalagi belakangan kepergok, Lupus sempet ngobrol akrab sama Happy. Gimana Adi nggak kebat-kebit? Kesempatan dapet cewek baru, plus duit seratus ribu bisa melayang.

"Gue kan cuma iseng doang.... Tenang aja," ujar Lupus santai menanggapi kepanikan Adi.

"Bukan gitu. Gimana kalo lo menang? Lo kan udah punya Poppi, Pus.... Masa mau Happy juga?" protes Adi.

"Aduh, Adi.... Katanya ini taruhan bebas. Poppi sih nggak ada urusannya.... Dia kan di Amrik. Lagian kan ini cuma iseng doang...."

Lupus memang tampak nggak ada beban. Tapi Adi masih keliatan nggak rela dengan ikutnya Lupus dalam pertaruhan memperebutkan Happy.